Cara Mempercantik Bentuk Mata dengan Operasi Koreksi Mata

Saat bercermin, biasanya bagian matalah yang paling banyak mendapat perhatian. Juga tak dapat dipungkiri, pesona seseorang kerap berasal dari keunikan bentuk matanya. Kalau kemudian ada yang jadi tidak percaya diri karena menilai bentuk matanya kurang sempurna, koreksi mata bisa dilakukan dengan bedah kosmetik.

BEDAH PLASTIK
Karena tujuannya mempercantik mata yang sebetulnya normal, maka tindakan bedah plastik ini disebut juga bedah kosmetik atau operasi blefaroplasti. Tindakan ini mampu menyempurnakan kelopak mata atau meninggikan alis mata yang turun. Umumnya terbagi menjadi dua:

1.Blefaroplasti kelopak atas, yaitu:
* Membuat lipatan kelopak atas bagi yang tidak memiliki lipatan pada kelopaknya. Dilakukan dengan teknik jahitan saja yaitu dengan membuat perlekatan antara jaringan kelopak bagian depan dengan bagian dalam. Banyaknya sekitar 1 atau 3 jahitan tanpa dilakukan penyayatan. Bila kulit agak longgar, harus dilakukan penyayatan. Lipatan kelopak dengan sayatan atau incisi umumnya lebih tahan lama dibandingkan dengan teknik jahitan saja karena jahitan memiliki kemungkinan lepas.
* Membuang lemak yang berlebihan pada kelopak yang gembung.
* Membuang sebagian kulit yang sudah longgar yang umumnya terjadi pada orang-orang di atas umur 40 tahun.

2.Blefaroplasti kelopak bawah, yaitu:
* Membuang lemak yang membuat penampilan kelopak bawah seperti kantong yang menggembung.

PERSIAPAN DAN PERAWATAN
1. Sebelum melakukan operasi, lakukan pemeriksaan darah. Terutama kadar pembekuaan darah dan kadar gula darah.
2. Jangan bepergian sedikitnya 3 hari setelah melakukan operasi. Dan jagalah bagian yang dioperasi agar jangan sampai terkena debu dan air.
3. Tak ada perawatan khusus yang harus dilakukan. Namun, untuk menjaga kekenyalan kulit sekitar mata, alangkah baiknya bila menggunakan krim mata setiap hari.

MATA ITU PROPORSIONAL JIKA:
* Proporsinya normal terhadap muka yakni memiliki lebar kelopak yang sama dengan lebar hidung.
* Tinggi kelopak mata terlihat normal. Tepi kelopak atas menutupi hitam mata bagian atas kira-kira 2 mm. Tepi kelopak bawah tepat pada bagian bawah hitam mata.
* Lipatan kelopak terlihat jelas dan sesuai dengan bentuk muka. Kulit kelopak tidak menutupi tepi kelopak atau tidak longgar.
* Kelopak bawah tidak menggelembung atau tampak seperti bengkak. Tepi kelopak bawah tidak longgar.

BEDAH REKONSTRUKSI
Selain bedah kosmetik, ada lagi bedah plastik mata yang dinamakan bedah rekonstruksi. Fungsinya memperbaiki kelainan-kelainan yang ada pada kelopak mata, tulang-tulang rongga mata dan sistem saluran air mata. Inilah beberapa kelainan yang dapat diperbaiki melalui bedah rekonstruksi:

1. Kelainan karena trauma atau cedera.
Misalnya, robekan pada kelopak mata. Kelopak mata berfungsi melindungi bola mata. Bila bola mata tidak tertutup, maka mudah mengalami infeksi yang bisa menyebabkan kebutaan.
2. Kelainan karena cedera tulang-tulang rongga mata.
Jika tidak diperbaiki menyebabkan bola mata masuk ke dalam (cekung) maupun menonjol keluar (cembung). Sebaiknya cedera ini diperbaiki dalam waktu tidak lebih dari 2 minggu setelah cedera.
3. Kelainan bawaan, seperti
- Ptosis yakni kelopak mata yang tidak dapat membuka.
- Masuknya bulu mata kelopak bawah ke dalam bola mata.
- Tidak terbukanya saluran air mata.
4. Tumor kelopak atau tumor di belakang bola mata.
5. Kelainan karena proses penuaan, seperti
- Entropion yakni kelopak mata bawah melengkung ke dalam sehingga bulu mata menusuk-nusuk dan memperkeruh bola mata. Umumnya terjadi pada orang-orang tua, karena otot-otot kelopak sudah longgar.
6. Infeksi seperti mata berair dengan pembengkakan pada pangkal hidung.